Langsung ke konten utama

Public Relation : Penanganan Krisis Internal dan Eksternal

 Hallo Blogger,

Kembali lagi bersama saya, kali ini kita akan membahas Public Relation : Penanganan Krisis Internal dan Eksternal. Mari kita bahas bersama-sama ya,selamat membaca.

Krisis yang terjadi di perusahaan/organisasi dapat terjadi tanpa bisa diduga. Oleh karena itu, praktisi humas harus menguasai cara penanganan krisis yang relevan agar bisa meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Mengidentifikasi Masalah

Mengidentifikasi masalah merupakan langkah penting pertama. Dengan identifikasi, humas dapat menentukan respons yang tepat. Seperti diketahui, tidak semua masalah perlu ditanggapi. Beberapa masalah bahkan bisa “selesai” dengan sendirinya.

Merespons pesan negatif yang sedianya tidak perlu ditanggapi secara reaktif justru akan mengundang perhatian publik. Jika dalam proses identifikasi ditemukan bahwa masalah yang terjadi tidak terlalu besar, humas disarankan untuk tidak reaktif dalam menanggapi.

Respon Cepat

Humas harus bertindak cepat jika masalah yang melanda ternyata memerlukan penanganan khusus. Namun, pastikan pergerakan didukung strategi komunikasi mengatasi krisis. Strategi komunikasi itu dapat berupa siaran pers, artikel, surat pernyataan/klarifikasi yang nantinya dipublikasikan melalui media sosial dan website.

Melatih Tim Unit Respon Krisis Pertama

Sebelum terjadi krisis, humas disarankan tetap aktif berkoordinasi dengan tim unit respon krisis pertama. Tim ini umumnya mencakup tim layanan pelanggan dan media sosial. Untuk menghadapi krisis, dua tim ini harus mendapat pelatihan khusus karena berada di garda depan dalam menjaga reputasi perusahaan.

Tim layanan pelanggan dapat mendeteksi krisis yang terjadi sebelum mencapai khalayak luas lewat aktivitas komunikasinya dengan pelanggan. Sementara tim media sosial memegang kendali penuh atas informasi yang beredar.

Memantau Situasi Krisis

Sembari menerapkan strategi komunikasi dan manajemen krisis untuk memulihkan keadaan, humas harus terus memantau perkembangan krisis  melalui perangkat media monitoring.

Bekerja sama dengan influencer

Terakhir, cara mengatasi krisis yang relevan di tahun 2024 ini adalah bekerja sama dengan influencer. Ketika terjadi krisis, humas bisa menggandeng influencer untuk membantu memulihkan krisis yang terjadi.


 Sekian dan terima kasih

Ade Permana



Dosen Pengampu : 

Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C.AC., C.PS., C.STMI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Public Relation : Langkah - Langkah Penanganan Krisis Internal dan Eksternal

  Hallo Blogger, Kembali lagi bersama saya, kali ini kita akan membahas Public Relation : Penanganan Krisis Internal dan Eksternal. Mari kita bahas bersama-sama ya,selamat membaca.                                                                                                                  DEFINISI KRISIS DAN JENISNYA Krisis adalah sebuah kondisi atau situasi yang ditandai oleh perubahan tiba-tiba dan serius dalam berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, politik, atau lingkungan yang dapat mengancam stabilitas, kesejahteraan, atau kelangsungan hidup individu, kelompok, atau bahkan masyarakat secara keseluruha...

Public Speaking : Peran Moderator dan Alat Bantu Presentasi

Hallo Blogger, Kembali lagi bersama saya, kali ini kita akan membahas Public Speaking mengenai Peran moderator dan alat bantu dalam suatu acara. Mari kita bahas bersama-sama ya,selamat membaca.                                           Latar Belakang M o d e r a t o r - m o d e r a t o r i n i b i a s a n y a m e m i l i k i l a t a r  b e l a k a n g s e b a g a i j u r n a l i s  a t a u p u n m e m p u n y a i l a t a r belakang   a k a d e m i k y a n g b a i k b i a s a n y a d e n g a n  l u l u s a n k o m u n i k a s i ,  p s i k o l o g i , s o s i a l M e r e k a b i a s a m e n j a d i m o d e r a t o r d i a c a r a d e b a t d a...

Public Relation : Studi Kasus Manajemen Isu dan Krisis

Hallo Blogger, Melanjutkan blog sebelumnya mengenai Konsep Manajemen Isu dan Krisis, pada kesempatan kali ini saya akan berikan studi kasus dari manajemen isu dan krisis. Studi Kasus   Krisis isu transmisi All New Fortuner bermasalah d PT. Toyota-Astra Motor salah satu perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, PT. Toyota-Astra Motor pun tak luput dari krisis dan entitas bisnis yang terimbas krisis tersebut adalah goods (barang) produksi PT. Toyota-Astra Motor yaitu mobil All New Fortuner. Sistem transmisi mobil SUV diesel tersebut dirasakan kasar, khususnya saat menggunakan mode sport dan melakukan enginebrake atau mengurangi kecepatan dengan melakukan down shift.  Tapi terkadang perpindahan yang kasar ini kerap terjadi saat up shift atau dalam penggunaan normal di mode berbeda. Hal tersebut tentu saja membuat penjualan All New Fortuner yang belum lama diluncurkan ini terganggu sehingga berdampak pada perusahaan. Selain itu, kepercayaan masyarakat yang baru berniat akan membe...